Guys. setelah recovery beberapa lama, akhirnya data online dari band saya yang lama bisa diakses kembali.
enjoy
FREE FOR DOWNLOAD
Solo Jazz Community – Live at Taman Balekambang – Garasi Indie Sound Property by budipasadena
Live Music Production by budipasadena.com
Increase – Live at Taman Balaikambang Garasi Indie Sound Property by budipasadena
live music production by budipasadena.com
tanpa drummer dan bassist yang bagus, band kamu akan segera matee
yang paling penting adalah vocalist, entah di live peformance atau recording album. (tentunya jika kamu tidak memainkan musik instrumentalia)
Merekam tidak sama dengan menghafalkan
FAQ
Q : Mas kenapa harga kursusnya mahal ?
A : ya udah ane bayar murah, ente gantian yang ngajarin ya
Q : mas sewa studionya kok mahal ada diskon?
A : ya udah nanti lagumu tak potong sampe reff aja ya
Q : mas distudio A lebih murah daripada studiomu
A ; ok kita rekaman di studio A aja yuk barangkali hasilnya 4 kali lipat daripada studio saya
Q ; mas aku pgn hasil rekamannya kayak artis luar
A ; ok skill maennya harus sama, sana belajar tuning gitar dulu
Q ; mas operator kok kamu galak sih.
A ; daripada demo kamu ditolak dan dimarahi radio dan label. aku marahi dulu ya.
Q ; mas mastering langsung setelah rekaman 2 shift bisa kan?
A ; bisa jadi file wav / mp3 tapi kualitas suaranya masih misterius
Q ; mas saya ga bisa nyanyi, nanti bisa diedit vocalnya mirip artis?
A : bisa. mirip artis sapa? pelawak atau pemain sinetron?
Q : mas ga rapi ni pake metronome, ga usah pake ya?
A : gpp, asal player lain setuju
Q : mas aku mau bikin 1 album 1 shift bisa?
A : bisa. asal ditengah-tengah rekaman ga boleh lupa chord dan fals ya
monggo yang mau nambahin. insya allah tambah sabar dan tawakkal
viva our local recording hero.
home recording menjamur, setiap artis yang punya soundcard sendiri mulai coba – coba berbisnis dalam industri mikro digital recording, mulai yang merubah kamar kos jadi studio recording, laptop skripsi jadi DAW, dan beli mic condensor plus saringan suara (POP Filter) DIY. Mereka berpromosi di mana – mana, menjual jasa rekaman dengan harga murah, cepat dan seolah – olah bisa menyelesaikannya “sendirian”.
sekilas nampak sangat mudah, perpindahan ilmu sound engineering berkembang pesat selaras tumbuh subur warnet dan koneksi swadaya inet rumahan…
bisnis tetap bisnis, segala sesuatu yang menguntungkan dan menyenangkan bisa dianggap sebagai cerminan perkembangan bisnis yang positif. Tidak sekedar beli alat dan kursus soundenginner. Kita membutuhkan formula spesialisasi supaya bisa bertahan. Segala bentuk kajian teknikal dan psikologikal diperlukan dalam setiap bisnis. tak terkecuali bisnis home recording. Read More

Buku ini berisi 7 Bab utama :
BAB 1 – BISNIS HOME RECORDING
BAB 2 – DIGITAL AUDIO WORKSTATION
BAB 3 – TAKE RECORDING YANG BAIK
BAB 4 – REKAMAN AUDIO (Tips Merekam Audio Di Nuendo)
BAB 5 – REKAMAN MIDI (Sekilas tentang MIDI berbasis VSTi)
BAB 6 – BALANCING & MIXING SEDERHANA
Persiapan Mixing
Balance Materi Mixing
EQ dan Compressor
Automation
Group / Bus
Clipping
Mixdown Audio
BAB 7 – BEKERJA DENGAN VIDEO
JUDUL : MEMBUAT STUDIO REKAMAN DI RUMAH
PENULIS : BUDI PASADENA
LABEL : www.budipasadena.com
Electronic Distribution (e-Book) & CD ROOM
Untuk Mendapatkan Buku ini Anda dapat mengkontak saya di : 08562840527.
info pesan : www.bukurecording.budipasadena.com
ipang, bersama pak tony menemani pak diro dan saya selama perjalanan pulang dari ibukota akhir april ini. kami seperti pejuang akhir pekan yang ingin pulang ke kota masing – masing setelah riset di kampung si doel.
dan ipang mencoba mastering di budi pasadena. Ia memilihkan salah satu lagunya yang berjudul : PEJUANG AKHIR PEKAN.
hasilnya cukup menarik, mengingat loop yang dibuatnya cukup asyik dan jedug2 nya semakin kerasa akibat polesan mastering saya. Kesan vocal jadi kuat dan luas… walau efek voxnya didesain seperti suara kularan speaker TOA.
great arr.
great thematic.
great sound.
it’s budi pasadena mastering sound.
Saat menerima kiriman data dari Geas, saya sudah mulai merasakan lagunya seperti apa. sound gitarnya sudah sangat bagus. Geas hanya tidak puas dengan suara cymbal dan Over Head. Akhirnya proses ketok magic dilaksanakan.
Geas juga mempercayai saya untuk mengisi part keyboard dalam bentuk orchestrasi ringan.
Proses pengerjaannya agak susah. Disamping karena jadwal yang tertunda akibat macet selama perjalanan dari Ibukota, saya sendiri tiba – tiba mati ide.
3 hari saya habiskan untuk mengulik sound orchestra. Sengaja saya pindahkan keyboard kedalam kamar yang jadi satu dengan vocal booth. Dan hari itu saya tidak menggunakan komputer yang biasa dipake buat Mixing.
Saya comot netbook dan install software VSTi didalamnya. Saya harus pintar – pintar cari software yang pas buat lagunya. dan tentuya buat si netbook mungil ini.
beruntung selama proses arransemen peforma netbook aman. tidak ada glitches dan drop akibat latency. semuanya aman.
Hari berikutnya saya kembali ke main workstation. Meloadnya kedalam komputer mixing mastering dan mengerjakannya secara serius.
tak lama kemudian, delivery data saya kirimkan ke Geas. semenjak 3 tahun lalu, Budi Pasadena alhamdulliah banyak job dari luar kota, sehingga prosesnya sering menggunakan online mixing mastering service.
dan sms Geas akan kepuasan hasil saya adalah nilai yang tak terduga.
thnk geas,
kita garap single ke-dua kamu
Riki baru saja menyelesaikan single pertamanya. Judulnya masih rahasia. Proses perekamanya masih sederhana. hanya perlu waktu dua minggu untuk membedah lagu riki.
proses take vocal dilakukan di jogja. begitu juga take vocal. Riki sempat mengalami kesulitan saat take back vox. susah katanya.
tapi sesuai arahan sang arranger, riki mampu menyelesaikan track demi track.
proses programming (drum dan orchestra) dilakukan di studio pribadi budi pasadena. Mixing juga di lakukan disini. Tiada treatment khusus untuk lagu riki ini. Hanya pada saat Mastering Budi Pasadena sengaja membuat soundnya agak sedikit berat dan tebal.
Lagunya sudah bagus dan riki mampu memolesnya dengan indah.
Kedepannya riki akan mengolah lagu barunya lebih serius sembari mempraktekan pengalaman recordingnya bersama Budi Pasadena.
Madu, ya… beliau teman saya sewaktu bekerja di perusahaan web development, memberi kabar akan membuat iringan music loop untuk sebuah film presentasi. Setelah menanyakan budget, ia setuju untuk mempercayakan proses arransemen untuk music score-nya.
Tak lama kemudian, Mas Arif sang sutradara memberikan brief melalui telpon. Baik nuansa, tempo dan referensi seperti apa yang akan dibuat.
dan tanpa melihat videonya. (karena saya hanya diberi waktu kurang dari 24 jam dan mereka ada dijogja.)
ini tantangan untuk membuat music scorenya…
coba saya bayangkan relief borobudur.
malam itu saya memutuskan untuk langsung membuat 4 samples musiknya. dan saya preview secara online kepada mas arif. Ada beberapa revisi kecil, dan saya langsung ngebut ngerjaiinya.
ini adalah pengalaman tercepat dalam membuat musik score, dahulu saya pernah ngerjaain arransemen untuk musik iklan yang tayang di televisi lokal dan itu membutuhkan waktu 4 hari. sementara pada saat itu alatnya masih apa adanya.
beruntung semenjak 2009. Budi Pasadena memiliki peralatan dan kualitas SDM untuk mengerjakan proyek music score yang terkenal galak deadline.
thnks kawan…
today, i bring my netbook (yeah not laptop) to jogja. Riki and i ready to work to a new single. Riki write some lyrics, add guitar track and basic audio demo.
i prepare drum programming uses old software : steinberg grove agent in my netbook. hi9…
usually i used pro tools for this situation, but only mpowered essential installed in my atom netbook, and they can’t add new virtual instrument…
so i used cubase sx with emu0404 usb beside that.
plugin simulanalog marshall clonning.
and done…
and in this day. i can record more than 20 track audio and 3 virtual instrument in my atom.
enough for me and riki.
and now i ready to transport to my bigger DAW in mainly studio in Solo.
karena sudah lama tidak bekerjasama dengan gilbert, aku coba post ulang lagu ini… dan ada opini diwebsite mengenahi lagu ini.
review dari :
Oleh-oleh dari Jogja Bootcamp 2008, Magister Manajemen UGM. Pop song-nya keren, menggugah semangat. Yang mbikin Gilbert ‘Ibe’ Pohan & Budi Pasadena, diaransemen sm Budi di kamar kostnya, si Ibe take vocal di dalem mobil. Subhanallah! meskipun dalam keterbatasan fasilitas, nggak digarap di studio rekaman yang mungkin butuh biaya muahhhal !! Mereka patut kita acungi jempol!! Salut sama optimasi potensi, proses kreatif dan semangat mereka mewujudkan Indonesia Emas. Lagi2 two thumbs up for you, guys! ![]()
Aku tak akan diam, menunggu perubahan, aku tak akan diam …
Dunia akan melihat, akulah perubahan, kitalah perubahan
dan ada yang posting liriknya di http://www.lirik-lagu.web.id/i/indonesia-bootcamp/mars-indonesia-bootcamp/
Event Organizer Kota Solo
(Pesta Ulang Tahun, Expo dan Company Gathering)
Red Production
Event Organizer
Jalan dr. Rajiman 475 Solo Surakarta Jawa Tengah 57148
085642209495
Read More
1. Pastikan sinyal Audio bebas dari noise dan hum. Penyebab dari perasalahan ini adalah, penggunaan kabel dan konektor yang kurang bagus, solderan antar koneksi yang tidak kokoh, kualitas catu daya / bateray yang dipakai kurang bagus,system grounding yang jelek dan kualitas sumber bunyi itu sendiri.
2. Pelajari Input Output dari sinyal Anda. Dalam hal ini Anda akan beberapa mengenal jenis sinyal audio yang biasa ada dalam lingkungan recording Audio.
MIC Signal : berasal dari sumber bunyi yang berupa tranduscer yang dapat berbentuk MIC. Untuk merekam bunyi dari MIC, Anda memerlukan pre-amp untuk menambah gain dan mengaktifkan Phantom Power jika Anda menggunakan Mic jenis condenser.
Instrumen Signal : berasal dari sumber bunyi output instrumen dari gitar, bass, biola yang menggunakan PICK UP. Untuk merekam sinyal dari instrumen tadi Anda memerlukan sebuah Direct BOX (DI-BOX) dan pre-amp untuk mendapatkan kualitas sinyal yang baik.
Line Signal : berasal dari sumber bunyi elektronik seperti out dari efek Gitar, Keyboard, Grove Box, Tape Line Out. Anda tinggal mencolokan out dari alat-alat tersebut langsung ke soundcard dengan fasilitas Line In. Anda juga dapat menambahkan pre-amp untuk menambahkan karakter tertentu dan gain yang cukup dan hangat.
Phono Signal : berasal dari sumber bunyi perangkat DJ, biasanya menggunakan colokan Phono RCA. Disini Anda membutuhkan pre-amp Phono agar sinyal yang Anda rekam memiliki gain yang cukup agar dapat ditangkap dengan baik oleh soundcard.
Digital Audio Workstation adalah istilah populer untuk mesin rekaman digital berbasis komputer yang digunakan hampir seluruh musisi dunia untuk merekam materi musik mereka. Kemudahan serta efektivitas dalam rekaman digital membuat salah satu revolusi besar dalam proses produksi musik.
Untuk memulai, mari kita mengenal apa saja yang digunakan dalam membuat produksi musik berbasis digital :
1. Kebutuhan
Dari kebutuhan kita akan tau akan belajar apa dan darimana memulai digital recording. Apakah Kamu mau merekam Vokal, Gitar Bolong / Akustik, atau merekam MIDI. Dari analisa kebutuhan Kamu akan tau hal apa saja perlu Kamu siapkan.
2. Persiapkan Apa yang Kamu punya dan Apa yang Kamu ingin beli
Cek list alat musik apa saja dimiliki termasuk kabel-kabel dan mic karaoke Kamu. Dari sini akan muncul list kebutuhan yang perlu dibeli. Read More
Guys, setelah jalan – jalan mencari hukum dasar audio dan arransemen, akhirnya aku berusaha menemukan jalur teknis yang tersembunyi ketika kita garap Melati dulu.
10. dan yang terakhir, referensi musik saat itu sedang luar biasa. Sangat berenergi dan media dalam negeri masih menyiarkan materi dari luar. Alhasil musiknya variatif dan penuh kejutan dan lebih out of the box. Berbeda dengan sekarang yang tiap jamnya memutar acara musik yang notabene sama, dan cara mendengar kita dipaksa untuk mendengar itu2 saja, yang akhirnya berpengaruh dalam membuat dan memainkan musik yang itu2 saja.
Inti dari penulisan kilas ini sebagai review pribadi dalam workflow yang kita kerjakan selama ini agar tidak overproduce dimasa mendatang. Read More
Setiap pertujukan musik yang menggunakan sistem tata suara pasti mengenal profesi Live Sound Engineer. Atau kalo orang awam bilang Operator atau SoundMan.
Meskipun menurut saya istilah operator sedikit kurang asyik dan cenderung diremehkan pada tata suara pertunjukan live musik, namun tugas dari live sound engineer tidak kalah penting layak pemain musik itu sendiri. Bahkan mereka dianggap sebagai anggota band ke-lima jika band kamu bernama The Beatles.
Live Sound Engineer memiliki tugas penting dalam mengoperasikan peralatan tata suara pertunjukan. Beliau mengatur dan menata segala kebutuhan teknis yang berhubungan dengan kebutuhan musisi dan penonton yang menjadi konsumen atas segala bunyi yang mereka dengarkan dalam setiap pertunjukan musik.
Didalam Live Sound Enginner, ada beberapa macam posisi yang mesti dikenal :
FOH Live Sound Engineer
Beliau bertugas mengatur tata suara yang diperdengarkan kepada penonton yang hadir. Biasanya mereka nongkrong di tenda kecil di antara penonton. Mengatur mixer utama yang berukuran besar dan menjadikan sebuah pertunjukan semakin berarti dengan mengatur speaker di kanan kiri panggung yang gede – gede itu sehingga bunyinya baik dan asyik.
FOH Live Sound Engineer harus bisa menangkap detail musik yang ingin ditonjolkan kepada penonton. Jadi ia menyampaikan makna – makna musikal melalui pengolahan bunyi dan karakter instrument dan suara yang dimainkan oleh musisi.
Bisa dibayangkan kalo kerjanya asal – asalan, bisa ditimpukin penonton yang sudah rela bayar tiket pertunjukan. Apalagi kalo pengaturan tata suaranya ga jelas dan kacau untuk didengar, bisa – bisa si Artis di cemooh dan pihak EO tidak mendapatkan sponsor lagi.
Monitor Sound Engineer
Beliau bertugas mengatur tata suara yang berada di panggung / stage. Mereka mengatur mixer yang terletak disini kanan atau kiri panggung yang diperdengarkan melalui speaker yang diletakkan berjejer di depan para artis yang nantinya akan dijadikan musisi untuk mendengarkan permainan mereka sendiri. Biasanya kalo anak band mendengar suara yang dihasilkan diatas stage saat peform jelek, mereka akan marah – marah dan kehilangan mood, suara terdengar fals dan tidak on tempo, alias mainnya kacau karena mereka tidak bisa mendengarkan suara permainannya sendiri dan temen – temen satu bandnya.
Kalo pemainnya maennya kacau, pasti timbul kerusuhan yang akhirnya bisa menimbulkan korban jiwa.
Broadcast Sound Enginer
Beliau bertugas mengatur tata suara yang berhubungan dengan sistem broadcast yang digunakan dalam sebuah show. Misalnya ada pertunjukan di lapangan Kridosono dan kemudian ditayangkan secara langsung melalui media televisi swasta, maka suara yang kamu dengar pada saat nonton televisi dikamarmu bareng keluarga & pacar adalah hasil kerja pengaturan mixer tata suara oleh broadcast sound engineer.
Pacar kamu pesti ngedumel kalo suara MC idolanya di TV ga terdengar jelas, atau bahkan saat gambar vokalisnya udah tayang, kok suaranya ga terdengar dan terkesan vokalisnya komat – kamit ga karuan? Inilah salah satu tugas si Broadcast Sound Engineer membuat setiap suara yang ada di televisi terdengar jelas.
Live Concert Recording Sound Engineer
Kalo gemar beli CD / DVD yang berisi Live Version dari sebuah album studio yang biasanya terdengar suara riuh penonton yang histeris dan fenomenal, ditambah aksi – aksi permainan musik yang ekpresif dan eksperimental bahkan terdengar sangat istimewa adalah hasil karya Live Concert Recording Sound Enginner. Mereka merekam setiap pertunjukan live concert musik dan kadang menjadikannya album versi Live yang sangat collectible. Live Concert Recording Sound Enginner berperan penting dalam mendokumentasikan setiap peform artis disebuah tempat spesial.
Kalo ga ada mereka, kita ga bakalan dengar peform The Beatles di era 60-an. Hasil rekaman live concert menjadi sangat monumental dan memiliki nilai momen yang tidak bisa diulang dimasa kapanpun. Toh kita tidak mungkin menyaksikan kembali aksi The Beatles diera 2000an, karena 3 pemainnya telah tiada.
Begitu penting peranan live sound engineer dalam sebuah pertunjukan musik dan layaknya setiap unsur didalamnya menghargai dan membutuhkan kerja sama yang baik dan bermutu demi peningkatan kualitas pertunjukan yang ada di Indonesia.
Salam Audio.
kalo ada kekurangan, menambahkan lewat comment adalah salah satu usaha kita untuk mengangkat kualitas pertunjukan musik.
With A Thousand Suns, their most ambitious and divergent album yet, Linkin Park blaze a new trail for alternative rock
“We wanted to create something that’s challenging to us, not fall back on the things we’re used to doing. So we threw the rule book out the window, and when it felt we should go left, then we should probably go right instead.”
Chester Bennington and the rest of Linkin Park are sitting onstage at the Music Box Theatre in Hollywood, fielding questions from a packed house of fan club members, music press, and VIP guests about their newest full-length, A Thousand Suns. For the 47 minutes prior to the Q&A, the band debuted the album in its entirety, synced with a laser light show that would enthrall even the most seasoned raver. With nearly half the songs containing up-tempo BPMs and dance music cadences—not to mention the noticeable absence of anthemic rock guitar hooks and only three tracks featuring raps by Mike Shinoda—the experience couldn’t help but accentuate the differences between this and Linkin Park’s previous body of work. With the exception of Bennington’s trademark guttural screams, any resemblance to the rap rock genre they helped define has been rinsed out. Intensity and ferocious introspection are still the endgame, but the path has changed. And when that path is lined with more than 50 million album sales, two Grammys, and nine Number One singles on the Billboard Alternative Chart, throwing the rule book out the window takes more than a simple leap of faith.
THE CATALYST Read More